Peta Kemiskinan dan Penghidupan Indonesia   
Home             Peta            Hubungi kami Login

Prakata | Petunjuk Penggunaan | Laporan-laporan Terkait

Peta Kemiskinan dan Penghidupan Indonesia

Prakata

 

Bagi negara yang sangat luas, dengan jumlah penduduk yang sangat banyak dan heterogen, seperti Indonesia, penentuan daerah sasaran yang tepat untuk program penanggulangan kemiskinan merupakan hal yang krusial. Sejauh ini, data kemiskinan resmi yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statisik (BPS) dengan standar garis kemiskinan nasional (GKN) hanya dihitung di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Sedangkan data kemiskinan di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan belum tersedia.

Pada 2005, SMERU dengan dukungan Ford Foundation telah membuat estimasi angka kemiskinan (dengan standar GKN) sampai tingkat kecamatan dan desa. Estimasi dibuat dengan cara menggabungkan data yang dikumpulkan melalui survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), pendataan Potensi Desa (Podes) dan Sensus Penduduk dengan menggunakan metode small area estimation (model estimasi wilayah kecil). Model yang digunakan untuk membuat estimasi angka kemiskinan dalam Peta Kemiskinan Indonesia 2000 tersebut disusun di tingkat provinsi dengan menggunakan model yang berbeda untuk daerah perdesaan dan perkotaan (total 53 model estimasi). Dari evaluasi pemanfaatannya terungkap bahwa peta tersebut telah dimanfaatkan secara luas oleh berbagai institusi, baik di lingkungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga penelitian, lembaga swadaya masyarakat (LSM), perusahaan, maupun lembaga donor.

Kondisi kemiskinan yang terus berubah menuntut adanya pembaharuan data agar terus sesuai dengan perkembangan sosial ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, SMERU dengan dukungan Ford Foundation dan UNICEF, memperbarui dan menyempurnakan peta kemiskinan  yang dibuat pada 2005 tersebut dengan menambahkan data-data terkait anak dan berbagai indikator yang menggambarkan kondisi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa perbaikan lain yang dilakukan adalah: penggunaan model estimasi kemiskinan wilayah kecil yang disusun di tingkat kabupaten/kota (497 model estimasi), dan penambahan estimasi kemiskinan dengan standar garis kemiskinan $2 Purchasing Power Parity (PPP).

Data-data yang memberikan gambaran kondisi penghidupan dan kesejahteraan masyarakat diperlukan untuk mendapatkan informasi kemiskinan secara komprehensif. Angka kemiskinan seringkali tidak bisa berdiri sendiri sebagai satu-satunya sumber data, baik dalam penentuan sasaran, penyusunan program-program penanggulangan kemiskinan, maupun dalam penentuan alokasi anggaran.

Peta kemiskinan dan penghidupan Indonesia ini memuat estimasi angka kemiskinan dan berbagai indikator penghidupan masyarakat di 6.654 kecamatan dan 77.012 desa/kelurahan, berdasarkan batas-batas administratif 2010. Estimasi angka kemiskinan yang menjadi data dasar dalam peta ini terdiri dari:

  • Estimasi angka kemiskinan tahun 2010 berdasarkan standar GKN dan $2PPP hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.
  • Estimasi angka kemiskinan anak tahun 2010 berdasarkan standar GKN dan $2PPP  hingga tingkat kecamatan.

Selanjutnya, indikator penghidupan masyarakat digolongkan dalam lima kategori:

  • Aset Alam, antara lain: berbagai kejadian bencana alam dan ketersediaan air minum yang aman.
  • Aset Finansial, antara lain: ketersediaan koperasi dan perbankan, akses kredit, dan kepemilikan aset.
  • Aset Fisik, antara lain: jumlah sekolah dan fasilitas kesehatan.
  • Aset Manusia, antara lain: angka partisipasi kasar dan jenis mata pencaharian.
  • Aset Sosial, antara lain: kejadian perkelahian massal dan lokasi berkumpulnya anak jalanan.

Data-data tersebut disajikan di website (http://www.smeru.or.id/povertymap) agar dapat diakses dengan mudah, kapanpun dan dimanapun oleh berbagai kalangan. Agar lebih mudah dimengerti, hasil-hasil estimasi disajikan dalam bentuk peta.

Selain data kuantitatif, kami juga berencana memperkaya peta ini dengan informasi kualitatif dalam bentuk narasi mengenai kondisi wilayah. Pada tahap awal, kami hanya menyediakan informasi kualitatif mengenai wilayah-wilayah yang dikunjungi pada saat studi verifikasi peta kemiskinan 2010. Untuk memperkaya analisis kemiskinan berbasis wilayah, kami mengharapkan masukan dari berbagai pihak mengenai informasi kualitatif dari wilayah lainnya dan juga data terkait kondisi penghidupan masyarakat lainnya.

 

Petunjuk Penggunaan

 

Pada portal utama, Anda akan menemukan tiga tabs: “Home”, “Peta”, dan “Hubungi Kami”:

  • Home” akan membawa Anda kembali ke laman utama portal.
  • Peta” akan mengantar Anda pada penggunaan peta, yang akan dijelaskan lebih detail di bawah.
  • Hubungi kami” merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk memberikan masukan dan saran kepada pengembang portal. Sebagai catatan, portal ini diharapkan untuk terus dilengkapi dan diperbaiki kualitasnya dengan memperhatikan masukan dan saran dari pengguna.

Penjelasan mengenai latar belakang penyusunan Peta Kemiskinan dan Penghidupan Indonesia  ini dapat Anda simak dari sebuah video yang terletak di bagian atas portal. Penjelasan dan latar belakang penyusunan peta ini juga dapat dilihat pada bagian Prakata. Selain itu juga tersedia penjelasan dalam bentuk brosur dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Pada sisi kanan halaman portal terdapat beberapa tautan penting lain:

  • Sangat penting bagi Anda untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, lewat tautan “Registrasi Pengguna”, untuk dapat mengakses portal secara optimal.
  • Pada bagian “Dokumen Pelengkap”, terdapat berbagai dokumem pendukung, diantaranya: Informasi mengenai karakteristik dan sumber data yang digunakan, laporan hasil verifikasi peta kemiskinan 2010, dan brosur dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
  • Pada bagian “Web Terkait”, kami menyediakan tautan-tautan beberapa situs yang terkait dengan sumber data, proses pembuatan, dan hal-hal lain yang relevan.

(Lihat selanjutnya)

 


Laporan-laporan Terkait

  1. Peta Kemiskinan Indonesia: Asal Mula dan Signifikansinya
  2. Kajian Singkat Pemanfaatan CD Peta Kemiskinan Indonesia 2000 Lembaga Penelitian SMERU
  3. Developing a Poverty Map for Indonesia: A Tool for Better Targeting in Poverty Reduction and Social Protection Programs
    Book 1: Technical Report
  4. Developing a Poverty Map for Indonesia: A Tool for Better Targeting in Poverty Reduction and Social Protection Programs
    Book 4: Field Verification
  5. Memetakan Kemiskinan di Indonesia
  6. Developing a Poverty Map for Indonesia: An Initiatory Work in Three Provinces (Part I: Technical Report)
  7. Developing a Poverty Map for Indonesia: An Initiatory Work in Three Provinces (Part II: Tables of Poverty and Inequality Estimates)
  8. Developing a Poverty Map for Indonesia: An Initiatory Work in Three Provinces (Part III: Field Verification)
 

Registrasi pengguna

 

 

Dokumen Pelengkap

Metadata

Laporan Verifikasi Peta Kemiskinan 2010

Laporan Penyusunan Peta Kemiskinan 2010

Brosur

Pidato-pidato Sambutan

 

Web Terkait

BPS

Povmap2 WB

TNP2K

BNP2TKI

IFPRI

Solo Kota Kita

Atlas of Poverty

Map Server

 

 

 

Hubungi kami


Tim Penyusun

Penasehat:
Dr. Sudarno Sumarto

Peneliti:
Radi Negara
Joseph Marshan
Niken Kusumawardhani
M. Fajar Rakhmadi
Mayang Rizky
Armand Sim
Meuthia Rosfadhila
Luhur Bima
Akhmadi
Hastuti

Asisten Peneliti:
Dewi Marhamah
Nuraini Thalib
Mawardi
Ratri Septiana
Stevanus Yulyanto

Peta & web:
Bambang Hadi

Desain Grafis:
Novita Maizir

Video:
Toni Parwanto


Didukung oleh:

 


_________________________________
Copyright 2016 The SMERU Research Institute